Posts

Showing posts from January, 2026

Pbs

 Apa jadinya jika 'InsyaaAllah' yang kita ucapkan bukan hanya harapan, tetapi sebuah perintah biokimia yang langsung dieksekusi oleh miliaran sel dalam tubuh kita?" Jika Anda merasa pertanyaan itu terdengar terlalu ajaib untuk jadi ilmiah, maka bersiaplah untuk terkejut. Riset terobosan dari Neuroscience Department, Stanford University, yang dipublikasikan di jurnal bergengsi Nature, baru saja mengonfirmasi hal yang para sufi dan tabib nenek moyang kita yakini sejak lama: keyakinan itu bukan kata² kosong. Ia adalah farmakologi. Di tengah hiruk pikuk burnout culture dan kelelahan mental akibat doomscrolling, penemuan ini adalah peta penyelamat. Ia memberi kita kendali, saat dunia luar terasa nggak terkendali. --- 🔬 BAGIAN 1: TEMUAN STANFORD - OTAK ANDA ADALAH "APOTEKER PRIBADI" YANG PALING CANGGIH Tim peneliti pimpinan Prof. Dr. Tor Wager menggunakan fMRI untuk mengintip langsung ke dalam otak manusia saat mengalami efek placebo (pil gula yang dianggap obat). Has...

Joy of Living

 The Joy of Living (1) ~ Yongey Mingyur Rinpoche "Apa sebenarnya arti kebahagiaan sejati?" Apa itu kebahagiaan? Apakah itu momen kegembiraan yang singkat, keadaan euforia yang konstan, atau sesuatu yang sama sekali berbeda? Jawaban atas pertanyaan ini sangat bervariasi tergantung pada siapa yang Anda tanya. Beberapa mungkin mengatakan kebahagiaan adalah berkumpul dengan anak-anak dengan hangat, sementara yang lain mungkin berpendapat itu adalah rekening bank yang positif. Tetapi bagaimana jika kami memberi tahu Anda bahwa kebahagiaan bukanlah sesuatu yang Anda temukan, tetapi sesuatu yang Anda kembangkan? Mari kita mulai dengan mengeksplorasi berbagai definisi kebahagiaan. Dalam budaya Barat, kebahagiaan sering dikaitkan dengan pencapaian pribadi dan kesuksesan materi. Sebaliknya, filosofi Timur seperti Buddhisme memandang kebahagiaan sebagai rasa kedamaian dan kepuasan batin yang mendalam. Ini bukanlah kebahagiaan yang bergantung pada keadaan eksternal, tetapi kebahagiaan ya...

Joyfull Wisdom

 JOYFULL WISDOM (1) ~ Yongey Minyur Rinpoche Menerima Perubahan: Perspektif Buddhis  Perubahan adalah hal yang alami seperti matahari terbit di timur dan terbenam di barat. Merupakan kebenaran universal bahwa segala sesuatu dalam kehidupan, dari mikroorganisme terkecil hingga galaksi terbesar, berada dalam keadaan perubahan yang konstan. Ini adalah prinsip mendasar dalam Buddhisme, yang memandang perubahan bukan sebagai anomali, tetapi sebagai bagian inheren dari keberadaan. Perspektif Buddha tentang perubahan adalah bahwa perubahan bukan hanya tak terhindarkan, tetapi juga konstan. Sama seperti musim yang berganti dari musim semi ke musim panas, musim panas ke musim gugur, dan musim gugur ke musim dingin, kehidupan kita pun berada dalam siklus perubahan yang terus-menerus. Ini bisa sesederhana proses penuaan, atau serumit dinamika hubungan yang berubah. Poin kuncinya di sini adalah bahwa perubahan adalah proses alami dan berkelanjutan, bukan gangguan sesekali. Namun, reaksi k...