Posts

Pbs

 Apa jadinya jika 'InsyaaAllah' yang kita ucapkan bukan hanya harapan, tetapi sebuah perintah biokimia yang langsung dieksekusi oleh miliaran sel dalam tubuh kita?" Jika Anda merasa pertanyaan itu terdengar terlalu ajaib untuk jadi ilmiah, maka bersiaplah untuk terkejut. Riset terobosan dari Neuroscience Department, Stanford University, yang dipublikasikan di jurnal bergengsi Nature, baru saja mengonfirmasi hal yang para sufi dan tabib nenek moyang kita yakini sejak lama: keyakinan itu bukan kata² kosong. Ia adalah farmakologi. Di tengah hiruk pikuk burnout culture dan kelelahan mental akibat doomscrolling, penemuan ini adalah peta penyelamat. Ia memberi kita kendali, saat dunia luar terasa nggak terkendali. --- 🔬 BAGIAN 1: TEMUAN STANFORD - OTAK ANDA ADALAH "APOTEKER PRIBADI" YANG PALING CANGGIH Tim peneliti pimpinan Prof. Dr. Tor Wager menggunakan fMRI untuk mengintip langsung ke dalam otak manusia saat mengalami efek placebo (pil gula yang dianggap obat). Has...

Joy of Living

 The Joy of Living (1) ~ Yongey Mingyur Rinpoche "Apa sebenarnya arti kebahagiaan sejati?" Apa itu kebahagiaan? Apakah itu momen kegembiraan yang singkat, keadaan euforia yang konstan, atau sesuatu yang sama sekali berbeda? Jawaban atas pertanyaan ini sangat bervariasi tergantung pada siapa yang Anda tanya. Beberapa mungkin mengatakan kebahagiaan adalah berkumpul dengan anak-anak dengan hangat, sementara yang lain mungkin berpendapat itu adalah rekening bank yang positif. Tetapi bagaimana jika kami memberi tahu Anda bahwa kebahagiaan bukanlah sesuatu yang Anda temukan, tetapi sesuatu yang Anda kembangkan? Mari kita mulai dengan mengeksplorasi berbagai definisi kebahagiaan. Dalam budaya Barat, kebahagiaan sering dikaitkan dengan pencapaian pribadi dan kesuksesan materi. Sebaliknya, filosofi Timur seperti Buddhisme memandang kebahagiaan sebagai rasa kedamaian dan kepuasan batin yang mendalam. Ini bukanlah kebahagiaan yang bergantung pada keadaan eksternal, tetapi kebahagiaan ya...

Joyfull Wisdom

 JOYFULL WISDOM (1) ~ Yongey Minyur Rinpoche Menerima Perubahan: Perspektif Buddhis  Perubahan adalah hal yang alami seperti matahari terbit di timur dan terbenam di barat. Merupakan kebenaran universal bahwa segala sesuatu dalam kehidupan, dari mikroorganisme terkecil hingga galaksi terbesar, berada dalam keadaan perubahan yang konstan. Ini adalah prinsip mendasar dalam Buddhisme, yang memandang perubahan bukan sebagai anomali, tetapi sebagai bagian inheren dari keberadaan. Perspektif Buddha tentang perubahan adalah bahwa perubahan bukan hanya tak terhindarkan, tetapi juga konstan. Sama seperti musim yang berganti dari musim semi ke musim panas, musim panas ke musim gugur, dan musim gugur ke musim dingin, kehidupan kita pun berada dalam siklus perubahan yang terus-menerus. Ini bisa sesederhana proses penuaan, atau serumit dinamika hubungan yang berubah. Poin kuncinya di sini adalah bahwa perubahan adalah proses alami dan berkelanjutan, bukan gangguan sesekali. Namun, reaksi k...

Kilesa

 🌹🌹 Pertanyaan Anda sangat tepat dan matang secara Dhamma. Ini memang wilayah akar batin (akusala-mūla) dan turunannya, bukan sekadar label emosi. Saya jawab sistematis, tenang, dan praktis, sesuai cara Anda biasa mengamati batin. ⸻ 1️⃣ TIGA AKAR UTAMA (AKUSALA-MŪLA) Dalam ajaran Buddha, semua kekotoran batin pada akhirnya berakar pada tiga ini: 1. Lobha – keserakahan / kemelekatan 2. Dosa – penolakan / kebencian 3. Moha – ketidaktahuan / kebingungan Yang lain bukan akar, tetapi cabang, kombinasi, atau manifestasinya. ⸻ 2️⃣ KLASIFIKASI YANG ANDA SEBUTKAN 🔹 Keserakahan (Lobha) • Ingin memiliki • Melekat • Mengharapkan pengalaman tertentu 👉 Kemelekatan = lobha Kemelekatan adalah inti lobha, bukan sekadar bagiannya. ⸻ 🔹 Kebencian (Dosa) • Menolak • Tidak suka • Ingin menjauh / menghindar • Anti terhadap apa yang ada ⸻ 🔹 Kesombongan (Māna) • Merasa lebih tinggi, setara, atau lebih rendah • Identitas “aku” • Perbandingan diri 📌 ...

Power of now

 The Power of Now (1) ~ Eckjar Tolle Kebanyakan orang hidup seolah-olah masa lalu dan masa depan lebih nyata daripada apa yang sedang berlangsung sekarang. Pikiran kita selalu sibuk, memutar ulang kejadian lama yang tidak bisa diubah, atau memproyeksikan masa depan yang bahkan belum terjadi. Akibatnya, momen saat ini sering terlewat begitu saja. Kita bisa duduk di ruang yang tenang, tetapi kepala penuh dengan penyesalan, rencana, atau kekhawatiran. Tidak heran banyak orang merasa lelah, walau tubuh mereka sebenarnya sedang beristirahat. Padahal, hidup sejati hanya ada di detik ini. Masa lalu hanya tinggal memori, masa depan hanyalah bayangan yang belum jelas. Yang nyata hanyalah apa yang bisa kita rasakan sekarang: napas yang mengalir, suara di sekitar, detak jantung, atau percakapan yang sedang berlangsung. Semua pengalaman terjadi di sini, bukan kemarin atau besok. Jika kita melewatkan saat ini, sebenarnya kita melewatkan hidup itu sendiri. Ambil contoh sederhana: berjalan di tam...

Yin yang

 Penjelasan pandangan berdasarkan ajaran Khonghucu: Manusia terdiri dari kesatuan  unsur energy Yin dan energi Yang  dalam peleburan lima unsur perpaduan dibawah kebajikan langit dan bumi perwujudan pertemuan dari kuasa Jasmani(鬼) dan kuasa rohani(神) ( Liji : 故人者,其天地之德,陰陽之交, 鬼神之會, 五行透氣也)。 Perpaduan energi Yin dan energi Yang, yang diwakili Ibu(ovum卵子/陰氣)dan Ayah(Sperma (精子/陽氣) dimana didukung esensi 5 unsurnya( 五行,金木水火土),maka diiringi energi primordial bawaan dari kedua ortu(元氣)terbentuk lah materi/embrio(易經: 精氣為無)yang duluan terbentuk : Badan dan Jiwa Jasmani(形&魄), dihidupkan ditumbuhkan Energi Vital(生氣)dari ibu berupa metabolisme asupan nutrisi( 精)dan  darah(血) ibu sebagai energi Yin(陰氣) dan Penyertaan Kehangatan  tubuh & oksigen oksigen sebagai energi Yang(陽氣).Fisik( 形) janin dan  Jiwa Jasmani(魄) mulai menjadi aktif ikut menggerakan Janin. Saat bayi lahir , timbul/tumbuh Hun(魂)/ Jiwa Rohani/spiritual dari Roh sebagai perwujudan dari Energi Kuasa ...

Perjalanan jadi manusia

 ⸻ 🌟 3 Tahap Kesadaran: Perjalanan Menjadi Manusia Seutuhnya Pernahkah kamu bertanya… “Mengapa hidupku seperti ini?” “Mengapa aku menarik orang, kejadian, atau nasib tertentu?” Atau, “Bagaimana cara mengubah hidup tanpa harus menunggu dunia berubah dulu?” Jawabannya sederhana. Namun hanya sedikit manusia yang berani masuk ke kedalaman ini. Kesadaran bukan tentang pintar. Bukan tentang banyak membaca. Bukan tentang bicara spiritual. Kesadaran adalah cara kamu memandang dirimu sendiri. Dan ada tiga tahap yang menandai apakah seseorang benar-benar sedang naik level… atau masih berputar-putar dalam pola lama tanpa tahu jalan keluar. Mari kita mulai perjalanan ini. Pelan-pelan saja. Tapi bersiaplah — artikel ini mungkin mengubah cara kamu melihat dirimu sendiri. ⸻ ✨ TAHAP 1 — Saat Kamu Menyadari: “Hidupku adalah hasil diriku sendiri.” Di tahap ini, satu pintu besar terbuka. Yaitu saat kamu tiba-tiba mampu berkata: “Tidak ada kejadian di hidupku yang terjadi tanpa keterlibatanku.” Bukan...