Posts

AI makin canggih

 Ketika AI Semakin Canggih, Mungkinkah Manusia Justru Kembali Mengenali Esensi Kehidupan? Shaktipat Space | Kesadaran • Keseimbangan • Kontribusi Ada sesuatu yang menarik dari perkembangan teknologi saat ini. Semakin canggih teknologi yang kita ciptakan, semakin banyak pula hal yang sebelumnya hanya bisa dilakukan manusia kini dapat dikerjakan oleh mesin. AI bisa menulis, menganalisis, mengajar, membuat karya seni, membantu penelitian, bahkan mengambil alih berbagai pekerjaan intelektual. Ke depannya, dengan perkembangan robot humanoid, bukan tidak mungkin pekerjaan fisik pun semakin banyak yang dapat dilakukan oleh mesin. Lalu muncul sebuah pertanyaan menarik. Jika suatu hari sebagian besar kebutuhan manusia bisa dipenuhi oleh teknologi, apa lagi yang akan dikejar manusia? Apa yang akan menjadi sumber motivasi kita? Dan yang lebih mendasar, apa sebenarnya makna kehidupan yang selama ini kita jalani? Pertanyaan ini mengingatkan saya pada sebuah pernyataan Bill Gates mengenai kemung...

Misi jiwa dari luka masa kecil

 Orang yang masa kecilnya sering dibohongi, misi jiwanya adalah orang yang bisa dipercaya karena dia pernah terluka oleh kebohongan Orang yang sering dibully, ditolak, dihina, diabaikan misinya adalah membangkitkan kepercayaan diri pada orang atau anak yang sering dibully. Bisa jadi dia jadi motivator Orang yang tidak dicintai dan terluka saat dewasa misinya adalah menebar rasa cinta pada orang yang membutuhkan. untuk orang yang sulit mendapatkan dan merasakan cinta dari manapun. Saat dia sukses dia kembali ke misi jiwanya menolong orang untuk percaya diri, menjadi orang yang bangkit akan kebutuhan cinta Orang yang sulit mendapat makanan, sering kelaparan misi jiwanya untuk sukses dan banyak membantu orang dan tidak mengijinkan orang kelaparan. Orang yang sering dibully karena bodoh akan mencerahkan orang. Thomas Alfa Edison takut kegelapan malam karena itu dia menemukan lampu untuk memerangi gelap. Orang yang masa kecil merasa tidak ada yang mendengarkan begitu dewasa. jadi teman ...

Kehilangan

 Orang mencari atau meencariempertanyakan jati diri, tujuan hidup bahkan Tuhan-nya karena dia kehilangan. Kehilangan membuatnya mempertanyakan keberadaan sesuatu yang berarti itu dalam hidupnya. Kehilangan diri ini karena ada koneksi yang putus. Dia mulai bertanya saya ini siapa. berarti ada identitas yang hilang, ada rasa yang hilang orang ini bingung dengan perasaannya sendiri, ada makna yang hilang dalam hidupnya. Penyebab orang merasa kehilangan diri sehingga mempertanyakan dirinya adalah 1. Orang kehilangan dirinya karena ada transisi yang sangat ektrem dalam hidupnya. Misalnya kehilangan harta, tahta, cinta. Biasa dengan pasangannya tiba-tiba pasangannya meninggal, atau tiba-tiba dipecat, tiba-tiba ada orang yang tak kenal dirinya. Bangkrut mendadak. Bahkan anak sudah mulai punya pikiran sendiri  akhirnya kita merasa anak melawan dan kita merasa kehilangan diri. Label yang sudah kita sematkan pada diri ini tiba-tiba hilang. 2. Burn out dan stress berat, kita terlalu sibu...

Seni untuk bahagia

 SENI UNTUK BERBAHAGIA ~ Dalai Lama Kebahagiaan Dimulai dari Dalam Diri 1. Kebahagiaan itu bukan sesuatu yang datang dari luar. Banyak orang berpikir bahwa kebahagiaan hanya bisa ditemukan melalui pencapaian atau kepemilikan—misalnya, memiliki uang lebih banyak, mendapat promosi, atau membeli barang-barang baru. Padahal, kenyataannya, kebahagiaan sejati berasal dari dalam diri kita sendiri. Ini bukan soal apa yang kita miliki, tapi lebih kepada bagaimana kita memandang dunia dan meresponsnya. 2. Jika kita mengubah cara berpikir kita, kita akan menemukan bahwa kebahagiaan sudah ada di sekitar kita, bahkan dalam hal-hal yang sederhana. Misalnya, saat kita merasa cemas atau tertekan, seringkali kita terlalu fokus pada masalah yang ada, dan ini membuat kita melupakan bahwa kebahagiaan itu adalah pilihan. Dengan memilih untuk melihat sisi positif dari setiap situasi, kita mulai menumbuhkan rasa puas dan bahagia, meskipun keadaan di luar tidak selalu sempurna. 3. Pemahaman bahwa kebahagi...

3D

 Saya bagi jadi 3 dimensi realitas.  1. Dimensi menjaga 2. Dimensi menerima  3. Dimensi menyadari  Dalam dimensi menjaga kualitas" Yang kita tonjolkan seperti mengontrol, mengupayakan. Sesuatu yang fokus pada bahwa aku punya kuasa akan perubahan yang aku inginkan. Mengenali potensi, mengembangkan potensi yang dapat membantu diri ini menjaga dan mencapai apa yang kita inginkan..  Dimensi menjaga itu punya kwalitas penerimaan, mencintai. Fokusnya  bagaimana ketenangan keselarasan itu bukan mengkondisi ke situasi tertentu tetapi kesadaran akan penerimaan secara utuh. Jadi lewat kwalitas penerimaan kita mengembangkan potensi pengertian mendalam, melihat sesuatu lebih mendalam agar dapat memunculkan kasih dalam diri.  Dimensi menyadari fokusnya berbeda dari kedua sebelumnya.. Bukan mencapai sesuatu, bukan menerima sesuatu.. Tetapi mencoba melihat semua apa adanya. Tujuannya agar kita tidak hanyut dalam ilusi" Persepsi pikiran, perasaan hanyut dalam salah sa...

6 konsep desicion framework

Jadi 6 pertanyaan yang menuntun kita pada Kejernihan atau clarity.. Bisa di pakai untuk coaching, konseling , kontemplasi, dll segala hal ke arah kejernihan..  Dasarnya adalah kejernihan itu dari Memahami lebih dalam ( understanding ) dan melihat lebih luas ( Sering).. Yang nanti ada 6 dimensi pertanyaan di sana.. Nanti akan saya bahas lebih Contoh kasus : Saya merasa rekan kerja saya tidak menghargai saya. Dia sering terlambat mengerjakan bagian pekerjaannya, sehingga pekerjaan saya ikut terganggu. Fokus 1 ke dimensi FAKTA / Fact "Apa yang sebenarnya terjadi?" Jangan langsung mengatakan “dia tidak menghargai saya.”  Itu sudah interpretasi. - Tanyakan: Berapa kali dia terlambat? - Apa tugas yang seharusnya dia selesaikan? - Apa dampak konkretnya terhadap pekerjaan saya? - Apakah memang ada kesepakatan deadline sebelumnya? - Apa fakta yang benar-benar saya ketahui? Kejernihan atau Clarity yang muncul :  “Faktanya, dalam tiga proyek terakhir, tugasnya terlambat 2–3 hari dan...

Tubuh dan Roh

 TUBUH ADALAH SANGKAR, ROH ADALAH KEBEBASAN Angka untuk matter atau tubuh 7 Ankga untuk Roh adalah 12 Book of wisdom Ketika seseorang baru saja meninggal, yang pertama muncul bukan ketenangan melainkan kebingungan. Ia masih mencari kebiasaan lamanya. Ingin menendang bola seperti dulu, ingin berdiri di dapur dan memasak, ingin menyapa tetangga, ingin melakukan semua rutinitas yang dulu melekat pada tubuh. Rasanya seperti burung yang tiba-tiba keluar dari sangkarnya. Pintu terbuka, tapi ia tidak tahu harus terbang ke mana. Sayapnya ada, tapi ia lupa cara menggunakannya karena seumur hidup ia hanya belajar melompat di jeruji. Padahal di luar sangkar itulah tempat yang sebenarnya. Tubuh memang memberi bentuk, tapi juga membatasi. Seperti ikan yang sejak lahir ditaruh di akuarium kecil. Ia berenang ke kiri mentok kaca, ke kanan mentok kaca, lalu mengira dunia memang selebar itu. Ketika akuariumnya pecah dan ia dilepas ke laut lepas, awalnya ia panik. Arusnya kuat, ruangnya luas, tidak a...