8 Penyakit Pikiran berbahaya
8 penyakit pikiran yang bebahaya dan merusak mental ini secara garis besar ini dibagi 3 grup yaitu : Rasa takut, Rasa Cemas dan Rentan terhadap pengaruh negatif. Rasa takut sendiri terbagi dari 6 macam yaitu Takut miskin, Takut Kritik, Takut kehilangan cinta, Takut sakit, Takut tua, dan Takut mati. Oke sekarang kita bahas satu persatu ketujuh momok ini.
1. Takut Miskin
Gejala :
-Ketidakpedulian - Tidak punya ambisi
-Ketidaktegasan - Selalu membiarkan orang lain berpikir untuk dirinya
- Keraguan - kebiasaan berdalih atas kegagalan
- Khawatir - Umumnya terekspresi melalui sikap mencari-cari kesalahan orang lain
- Terlalu berhati-hati - Mencari sisi negatif dari setiap keadaan
- Menunda-nunda - Kebiasaan menangguhkan sesuatu hingga besok, padahal bisa dilakukan hari ini
Obat :
- Tetapkan target finansial
- Memperoleh didikan finansial
- Jangan mengandalkan orang lain untuk urusan kemanan finansial
- Berbelanjalah lebih sedikit daripada penghasilan
- Sisihkan dana darurat
- Investasi
- Perhatikan dan terlibatlah dalam manajemen uang sendiri setiap hari
- Awasi level kredit dan usahakan mencapai skor setinggi mungkin
- Jangan habiskan uang untuk membuat diri terkesan baik
- Belajar dari kesalahan yang menyangkut uang
2. Takut Kritik
Gejala :
- Krisis kepercayaan diri - Gugup, gerakan tangan dan kaki kikuk, bola mata gerak-gerak
- Pembawaan diri yang kurang baik - Suara tidak terkendali, postur tubuh buruk, ingatan buruk
- Kepribadian - Tidak tegas mengambil keputusa, tidak memiliki pesona dan kemampuan menyampaikan opini dengan jelas. Meniru orang lain, Bersesumbar
- Rendah diri - Kebiasaan menyatakan setuju sebagai sarana menutupi perasaan rendah diri. Menggunakan "bahasa canggih" untuk membuat orang lain terkesan
- Berlebih-lebihan - Kebiasaan membelanjakan uang lebih besar dari pendapatan
- Tidak berinisiatif - malas mental dan fisik, tidak asertif, lamban dalam mengambil keputusan, mudah dipengaruhi orang lain, tidak bersedia disalahkan atas kekeliruannya
Obat :
- Jangan membandingkan diri dengan orang lain
- Selalu bersyukur pada apa yang ada pada diri sendiri
3. Takut Kehilangan Cinta
Gejala :
- Cemburu - Curiga terhadap teman dan kekasih tanpa bukti yang masuk akal
- Mencari-cari kesalahan teman, rekan bisnis, kerabat, dan orang yang dicintai
- Berjudi, mencuri, menipu, dan kalau mengambil resiko berbahaya untuk memberi uang kepada orang yang dicintai, dengan keyakinan cinta bisa dibeli
Obat :
- Menguatkan diri dengan merasa diri kuat
- Yakin bahwa diri berharga, dan mandiri
- Jangan mengandalkan orang lain untuk bahagia
4. Takut Sakit
Gejala :
- Otosugesti - Mencari dan berekspektasi menemukan gejala penyakit. Mencoba segala macam obat
- Hipokondria - Kebiasan membicarakan suatu penyakit, dan berekspektasi akan mengidapnya, Pikiran negatif
- Kurang Olahraga
- Kerentanan - Mematahkan resistensi alamiah tubuh dan menciptakan kondisi favorite bagi segala bentuk penyakit
- Cengeng - Mencari simpati, memanfaatkan penyakit khayalan sebagai dalih
- Memanjakan diri - Menggunakan NAPZA untuk "mengobati" sakit, alih-alih menyingkirkan penyebab
Obat:
- Memperhatikan diri sendiri
- Memelihara sikap mental positif
5. Takut Tua
Gejala :
- Melambat - Percaya bahwa ia tidak secekatan saat muda
- Meminta maklum karena merasa telah "tua" alih-alih bersyukur dengan kearifan yang dimiliki
- Mematikan inisiatif, imajinasi, dan kemandirian karena percaya bahwa ia sudah terlalu tua untuk memiliki sifat itu
- Busana - berusaha tampil jauh lebih muda
Obat :
- Aktif dan berkontribusi bagi dunia sekitar
- Hargai apa yang kita miliki, kita raih kemudian kita saling berbagi
- Jangan berkubang pada pikiran aku dulu begini begitu.
6. Takut Mati
Gejala :
- Pikiran - kepikiran tentang kematian, daripada memanfaatkan kehidupan sebaik-baiknya
- Penyebab - Penyakit, kemiskinan, tidak punya pekerjaan layak, kecewa terhadap cinta, ketidakwajaran, dan fanatisme agama
Obat :
- Melakukan yang terbaik setiap hari
- Milikilah keinginan membara untuk mencapai sesuatu
- Pengabdian pada orang lain agar perhatian anda terfokus pada kehidupan dengan penuh kebermaknaan
7. Virus Cemas
Cara kerja :
Perlahan tapi pasti, halus dan berbahaya, perlahan-lahan menyelusup ke dalam pikiran seseorang. Seperti virus yang menyelusup dalam sel dan akhirnya menguasai sel tersebut
Penyebab :
Ketakutan yang terpendam diakibatkan oleh ketidaktegasan
Gejala :
- Percaya diri hancur
- Tidak punya inisiatif
- Lumpuhnya nalar seseorang
Obat :
- Ingat kata-kata "Cemas adalah doa untuk mendapatkan sesuatu yang tidak kita inginkan"
- Tenangkan diri
- Kendalikan pikiran
- Pengaruhi, arahkan dan akhirnya kendalikan diri sendiri seperti apa yang diinginkan. Jangan sampai terlarut dalam keadaan. Seperti perahu yang diombang-ambingkan ombak
8. Kerentanan terhadap Pengaruh Negatif
Hal ini yang paling mudah diobati yaitu dengan mengendalikan pikiran
Jadilah secercah cahaya dan menciptakan lingkungan positif
Oke bagaimana obatnya apakah bisa dilaksanakan?
Pikirkanlah masa anak-anak bebas dari rasa takut, rasa khawatir dan rasa-rasa yang tidak mengenakan lainnya. Tapi setelah anda remaja dan dewasa pikiran takut, cemas, khawatir pada sesuatu yang belum tentu terjadi mulai datang. Ingatkah anda saat anda masih kecil ingin melakukan apapun tinggal dilakukan mau ngomong ini tinggal ngomong sekarang khawatir ini khawatir itu.
Hal itu karena program pikiran anda terinstall virus-virus. Sekarang mari kita scan virus tersebut.
Mulai sekarang dan seterusnya bila anda punya masalah hanaya ada 2 hal yang perlu anda lakukan :
1. Niatkan diri anda untuk lepas dari masalah bisa dimulai dengan doa
2. Pikirkan dan ucapkan (boleh dalam hati) masalah anda, serta emosi, perasaan dan keyakinan anda saat itu akhiri dengan kata terapi. Karena saat itu pikiran bawah sadar anda akan membantu anda memberesi masalah tersebut sampai ke akar-akarnya yang paling dalam
Daftar Pustaka
1. Think and Grow Rich for Women karya Sharon Lechter
2. Instant Change Technique karya Ariesandi Setiono
Comments
Post a Comment