Kesadaran

Kesadaran itu seperti layar bioskop lalu dalam layar itu bisa ditampilkan peran agonis, antagonis, cerita sedih, cerita senang, cerita sehat, cerita sakit. Biasanya kita mengira melihat film itu padahal yang kita lihat itu hanya proyeksi dari cahaya saja yang terkena pada layar. Seluruh kejadian di hidup ini hanyalah proyeksi dari kesadaran saja. Saat film selesai layar tetap ada. Saat hidup ini selesai ya kesadaran kita tetap ada

Kesadaran itu seperti langit selalu ada, kejadian di dunia ini hanya awan saja kadang ada awan hitam, awan putih, tidak berawan. kadang suka kadang suka kadang kita hanya tau kesadaran. Jadi bisa dibilang 7 tingkatan langit itu sama seperti 7 tingkatan kesadaran.

tingkat pertama kita diberi tubuh fisik. jadi ini paling bawah, paling dekat dengan materi (dunia) dan paling jauh dengan Tuhan. materi itu sendiri adalah energi yang memadat. jadi kesadaran yang ini adalah kesadaran yang paling dekat dengan materi, paling keras dan padat. keterpisahan antara aku dan diluar aku keterpisahannya sangat jauh. aku mempergunakan di luar aku untuk kepentinganku. tingkat egoisnya tinggi. apapun yang dicari adalah keuntungan untuk aku. eksploitasi alam, teman yang penting aku untuk. egonya besar sekali. aku senang yang lain susah. seiring perjalanan hidup bisa naik ke level berikutnya. Sama sekali tidak mau membantu orang

level 2 sudah mulai ingin berkontribusi untuk orang lain. tapi ego nya masih besar. saya menolong orang lain tapi masih memikirkan keuntunganku. Pamrihnya besar sekali. Aku sudah bantu kamu sekarang kamu kasih saya uang sebagai imbalan atas jasa saya. Masih membantu dengan transaksional

level 3 Sudah mengenal Tuhan, berbuat sesuatu seolah karena ingin pahala dari Tuhan. Masih ada transaksionalnya tapi dengan Tuhan. Ini bisa karena setelah kena karma jadi dulunya penjahat kelas kakap, eh tiba-tiba religius. jadi ekstrem kanan kiri. bisa juga dia hubungan dengan Tuhan bagus tapi tidak dengan manusia. Misalnya rajin bersedekah di tempat ibadah tapi dengan temannya pelit, atau dengan pengemis pelit. Kalaupun menolong orang masih ada pamrihnya biasa bilangnya doain rejeki saya tambah lancar. Seakan doa tapi karena ada keinginan yang diminta ke Tuhan.

Level 4 lebih bisa menerima sesama. Menyadari siapapun yang diluar kita hanya untuk menjadikan kita lebih dekat dengan Tuhan. Menyadari bahwa sesamapun datangnya sama-sama dari Tuhan. Siapapun yang datang ke kita hanya membawa kita untuk lebih dekat dengan Tuhan. lebih mudah memaafkan sesama. Konflik terjadi karena orang terdekat. Jadi siapapun yang kita temukan apapun yang dia perbuat dia senyebelin apapun dia adalah teman seperjalanan kita untuk memperbaiki hubungan dengan Tuhan. sesama adalah aku yang lain

Level 5 oneness. antara aku dan yang lain sudah menyatu semua. sudah tak ada batasan antara aku dan di luar aku. lebih ke Kita. Segala sesuatu kamu adalah aku yang lain. menolongmu adalah menolongku juga. Jadi kita tidak pernah menolong orang lain selain menolong aku sendiri. Sudah menyadari memaafkan orang lain adalah memaafkan diri aku sendiri. Orang menyakiti orang lain berarti menyakiti diri sendiri. Kesatuan tanpa sekat. sulit sekali benci sama orang lain. Semua hanya cerminan diriku

level 6 Saat kita sudah melebur dengan Tuhan. Kita semua adalah alatnya Tuhan semua atas nama Tuhan, dan menjadi cinta Tuhan itu sendiri. Menjadi Tuhan itu sendiri. Jadi kalau belum saat level 6 ini jangan bilang atas nama Tuhan. Level energinya Cinta tanpa syarat. Cinta yang menghilangkan ke-Aku-an yang diketahui hanya yang dicintai. Cinta adalah jembatan menuju apapun. Dimanapun dia akan selalu menemukan Tuhan

Level 7 tak terlukiskan. Melampaui bahasa yang terbatas. Sulit dijelaskan dengan dengan bahasa manusia yang terbatas. Tak terdefinisi hanya bisa diterima oleh perasaan masing-masing. Yang penting tau aja. Seperti rasa asin. Adakah yang bisa menjelaskan rasa garam?

Manusia mempunyai kesadaran seperti tumbuhan, jadi tumbuhan ini sangat bergantung pada eksternal, pada keadaaan luar. Misalnya saat musim gugur semua tumbuhan merontokkan daunnya, kurang air mati. 

manusia mempunyai kesadaran hewan, hewan ini sangat tergantung pada keadaan fisiknya saja. Ketakutan akan terluka, kemampuan bertahan hidup dengan makan serta kemampuan untuk fight n flight dari musuh, kemampuan berkembang biak dengan sex. Binatang bisa bersuara jadi lebih baik dari tumbuhan yang cuma bisa gerak. gerakpun tumbuhan lebih digerakkan oleh angin

Manusia juga punya kesadaran manusia, manusia ini adalah makhluk yang bisa menggunakan pikiran, perasaan, emosi. Jadi saat mempunyai kesadaran ini bisa mengendalikan pikiran, perasaan dan emosi

Kesadaran manusia ini juga dibagi jadi 4

kesadaran api : mudah kebakar, meledak, sulit menerima orang lain

Kesadaran udara : lebih tenang, bisa melayang, nggak membakar segala lagi

Kesadaran air : mendinginkan, mudah dibentuk, melebur dengan kesagalanya, bisa mengalir, mulai humble

Kesadaran tanah : membumi, nggak pernah protes, menerima apapun yang terjadi 

Hukum terima kasih jadi saat kita menerima berarti kita punya kesempatan untuk kasih (memberi). terima dan memberi itu tidak ada yang lebih baik. Seperti O2 dan CO2 dalam proses bernafas mana yang lebih buruk? Oksigen itu untuk membakar glucosa menjadi energi. bila kita kekurangan oksigen langsung pingsan. CO2 yang mengarahkan kemana oksigen akan dibawa keinginan untuk mengambil nafas itu juga bukan karena kita kekurangn O2 namun kebanyakna CO2

Orang pelit terlalu menggenggam sehingga sulit untuk menerima dan egonya sangat besar. 

Hukum terima kasih jadi saat kita menerima berarti kita punya kesempatan untuk kasih (memberi). Orang pelit terlalu menggenggam sehingga sulit untuk menerima dan egonya sangat besar. Akhirnya terjadi kemelekatan bila apa yang kita genggam diambil dari kita, kita akan menderita. Orang pelit mudah marah karena banyak yang dipegang dan tidak mudah dilepas. Hidup jadi berat. Kalau mau coba, coba saja memegang gelas berisi air selama 2 hari berat tidak itu tangan.

Memberi itu agar dengan pertukaran energi. Kita memberi dengan perasaan syukur sudah diberikan kelebihan uang. Jadi stage kita berkelimpahan ya. Yang menerima akan merasa bahagia juga, perasaan keberlimpahan kita juga akan menular ke orang yang kita beri. Kebahagiaan yang kita beri juga akan menular ke kita juga. Makanya feelnya akan beda bila bersedekah langsung dengan bila nitip ke orang. Kalau nitip orang, ada orang ketiga yang bertukar energi. 

Memberi jangan dengan rasa kasihan tapi dengan cinta kasih karena impact ke kita orang itu jadi tergantung pada kita. Karena kita menolongnya dengan frekuensi rendah. Sesaat kita kasihan dengan kasihan kita merasa sombong kita merasa lebih baik dari dia energinya kecil. Jadi bila ada rasa kasihan lebih baik jangan menolong dulu. 

Bersedekah itu harus dengan rasa terima kasih, cinta, kesadaran, kebijaksanaan dll dengan energi yang vibrasinya besar

Bersedekah ini juga upaya untuk melepas kemelekatan kita pada uang. Jadi saat bersedekah ucapkan Terima kasih Tuhan saya punya uang. (Jangan ditamabahi masih ya nanti artinya suatu hari nanti bisa tidak punya uang, juga jangan ditambahi punya uang lebih banyak dari dia karena ini makna komparasi kesombongan arahnya) aku bisa menjadi berkat bagi sesama. Setelah itu katakan pada uangnya uang I love you sudah saatnya kita berpisah semoga kamu bisa lebih berguna dengan orang yang menerimamu. Kalau kamu mau Datanglah kembali ke rekeningku bersama teman-temanmu.

Saat memberikan sedekah itu pada orang lain katakan pada orang yang kamu beri terima kasih. Harus sadar semua yang ada pada kita hanya titipan sehingga tidak melekat pada harta kita dengan ini kita lebih mudah melepas

Bersedekah tidak cuma uang saja bisa tenaga, nasihat, menjadi prndengar yang baik, senyuman, dll

Bersedekah jangan berharap apapun harus ikhlas. Ucapan terima kasihpun jangan.

Bersedekah jangan cuma untuk sesama manusia tapi juga untuk Tuhan dan alam semesta. Misalnya kita selalu bersyukur sehingga energi vibrasi dan frekuensi kita positif itu bisa memberi pengaruh pada alam semesta lho. Atau kita membeli hewan yang akan dipotong lalu kita kembalikan ke habitatnya dimana dia bisa mencari makan sendiri dan bisa bertahan hidup sendiri. Ke habitatnya jangan burung dilepas di kota dan dia bingung mencari makan. Malah nyusain itu mending dibeli untuk dipelihara. Bersedekah pada alam bisa saja menaruh beras atau nasi sisa di depan rumah biar dimakan hewan liar seperti burung tikus dll.

Kesadaran itu adalah sesuatu inti dari diri kita. Kesadaran itu energi yang memberi power pada jiwa yang berisi manas (pikiran, perasaan dan emosi manas). Kesadaran memberi energi pada manas. Manas ini dikupas keseluruhannya menggunakan tubuh fisik 

Manusia tidak punya masalah dengan apapun kecuali dengan egonya. Dan ego ada didalam. Bila punya masalah harus mencari di dalam diri. Tidak usah mau membereskan orang lain bila tidak bisa membereskan diri sendiri

Dendam adalah paling bodoh karena seperti ingin melempari orang dengan kotoran. Orang yang mau dilempari belum tentu kena tapi tangan kita sudah kotor

Kunci kesadaran

1.     Tidak boleh pelit, dan mudah melepas

2.     Pandai meredam amarah dan Meredam ego

3.     Mudah memaafkan

Kunci kesadaran ini adalah skill dan harus dilatih. Miskin itu mental yang merasa tidak berdaya

ketika orang sedang di puncak kesadaran dia ada di rasa yang sejati. Saat aku menggunakan pikiran (berpikir), tapi yang sering terjadi overthinking saat pikiran di masa lalu ataupun masa depan sehingga kekurangan waktu untuk hadir di saat ini disini akhirnya pikirannya lebih mengontrol dia, sehingga orang jadi ingin begini begitu ingin ini ingin itu banyak sekali. akhirnya menjadi kebiasaan. 


Comments

Popular posts from this blog

Malu

7

Power of now