Harta karun di momen yang tepat

 Harta karun dimomen yang tepat (1)

~ Bhikhu Kiribathgoda Gnananda Thera


Suatu momen bisa terlewatkan dalam sekejap. Oleh karena itu, jika suatu saat seseorang mendengarkan ajaaran Empat Kebenaran Mulia, itulah momen yang tepat baginya. Hanya Sang Buddha yang menguraikan dengan jelas tentang hakikat kelahiran seseorang dalam samsara yang begitu panjang.


Sambil mengajak orang bijaksana untuk memikirkan samsara yang berulang-ulang dalam kehidupan ini. Sang Buddha menjelaskan, bahwa seseorang hidup dan bertumimbal lahir terus menerus dalam kurun waktu satu kappa (yang sangat lama, berjuta tahun).


Dalam perjalanan yang begitu panjang, tidak hanya kehidupan sebagai manusia saja yang diperoleh seorang individu. Seseorang yang berada dalam keadaan biasa dan mempertahankan perjalanan samsara ini terus menerus tanpa mengerti Dhamma, adalah mahluk yang kemungkinan besar hanya dalam satu kehidupan alam manusia;  sangat jarang dia bisa menjadi manusia kembali di kehidupan selanjutnya. Yang paling sering terjadi adalah, kelahiran kembali terjadi di alam lain seperti dunia hantu, dunia binatang, atau dunia neraka. 

Harta karun dimomen yang tepat (2)

~ Bhikhu Kiribathgoda Gnananda Thera


Oleh karena itu, seseorang yang memperoleh kehidupan sebagai manusia harus mengenali nilainya melalui Dhamma  dan mempraktekkannya.  Seseorang harus berlatih mempraktekkan Dhamma ajaran Buddha untuk mendapatkan pengetahuan yang akurat tentang kehidupan. Baik mengenai memperoleh momen yang menguntungkan maupun tentang kehilangan momen yang menguntungkan, yang dapat dilihat dengan sangat jelas dalam ajaran Dhamma. 


Dunia mulai mendengar Empat Kebenaran Mulia hanya pada masa Buddha. Itu hanya dapat didengar dari Sang Buddha dan murid-murid Sang Buddha. Dengan demikian, ketika Empat Kebenaran Mulia yang sangat langka, terdengar di dunia jika seseorang tinggal di lingkungan yang tidak dapat mewujudkannya, maka momen itu adalah momen yang sangat merugikan.


Ketika ajaran yang sangat indah tentang  Dhamma yang disebut Empat Kebenaran Mulia menyebar ke seluruh dunia, orang yang terlahir dialam neraka, alam binatang dan alam hantu, tidak akan mendapatkan kesempatan untuk mendengar dan mempraktekkan Dhamma ini. Sehingga akan sangat sulit untuk bisa terlahir kembali dialam manusia untuk berlatih Dhamma dan mencapai kesucian/kemuliaan yang lebih tinggi.

Harta karun dimomen yang tepat (3)

~ Bhikhu Kiribathgoda Gnananda Thera


Ketika ajaran Dhamma Empat Kebenaran Mulia menyebar ke mana-mana, jika seseorang tinggal di tempat yang jauh di mana ia tidak dapat mendengarkannya, maka kesempatannya juga akan hilang. Jika seseorang mendengarkan Dhamma Empat Kebenaran Mulia yang dinasehatkan oleh Sang Buddha, namun jika dia adalah orang yang tidak bijaksana, maka itu jugs adalah kesempatan yang hilang baginya. Ketika Dhamma Empat Kebenaran Mulia yang diajarkan oleh Sang Buddha, seseorang terlahir di alam brahma yang umur hidupnya sangat panjang dan tidak mungkin mendengarkan Dhamma, itu juga merupakan kesempatan yang hilang baginya.  


Jika seseorang dilahirkan di dunia manusia, maka ia berkesempatan mendengarkan Dhamma, ia mampu merealisasikan Empat Kebenaran Mulia dan mencapai buah Dhamma, membebaskan dirinya dari empat alam buruk dan juga samsara. Namun jika dia tidak mendapat kesempatan untuk mendengarkan Dhamma dan tidak bisa merealisasikan Empat Kebenaran Mulia. Maka dia kehilangan momen berharga.


Ketika orang bijak mendapat kesempatan untuk mendengarkan Empat Kebenaran Mulia, dan jika ia merasa senang terhadapnya, dan jika ia mempunyai pikiran senang terhadap Empat Kebenaran Mulia dan mampu merealisasikannya, dia akan mendapatkan harta karun yang paling langka pada saat yang tepat.


Meskipun Umat Buddha berlindung pada Buddha Gautama, tidak terlihat bahwa orang tua, leluhur, kerabat dan teman telah memperoleh harta karun tersebut pada saat yang tepat. Singkatnya, bahkan di antara para bhikkhu yang menasihati kita jika ada seseorang yang telah memperoleh harta karun pada saat yang tepat, itu adalah hal yang sangat langka. 

Harta karun dimomen yang tepat (4)

~ Bhikhu Kiribathgoda Gnananda Thera


Bahkan saat ini, orang bijak dapat melihat Dhamma Tertinggi yang dibabarkan oleh Buddha Gautama, dalam Ajaran dan Disiplin dengan sangat jelas dan cemerlang. Bahkan saat ini, seseorang dapat dengan nyaman mempelajari penjelasan yang sangat jelas tentang Empat Kebenaran Mulia.  Mengapa kita lewatkan keberuntungan untuk mendapatkan harta karun pada saat yang tepat melalui mendengarkan dan mengenal Empat Kebenaran Mulia yang begitu langka dan murni?


Di antara miliaran umat manusia yang hidup di masa sekarang, hanya sedikit orang yang dapat dianggap sebagai orang yang telah memperoleh harta karun pada saat yang tepat. Untuk hal ini, kita tidak dapat melihat alasan apa pun selain alasan utama karena tidak mempunyai kesempatan untuk mendengarkan Empat Kebenaran Mulia yang merupakan pesan khusus dari Dhamma Tertinggi yang dibabarkan oleh Sang Buddha Tertinggi. 


Ketika Empat Kebenaran Mulia dibabarkan, jika seseorang membenci, menghina atau meremehkan Dhamma Tertinggi, meskipun ia seorang awam  atau petapa, ia secara langsung membantu menghancurkan Ajaran Buddha.  Kerumunan yang mendengarkan Dhamma yang menyimpang dari orang-orang yang tidak benar dan tidak disiplin, dan ketika mereka menerima pendapat mereka, dan menghina serta meremehkan Empat Kebenaran Mulia maka mereka juga merampas harta karun dari momen yang tepat.


Sang Buddha menasihati agar kita harus berhati-hati dalam memahami Empat Kebenaran Mulia , karena Sang Buddha dapat melihat dengan jelas nilai istimewa dari pikiran kita melalui Mata Buddha-Nya. Oleh karena itu, bagi seorang siswa mulia yang berlindung pada Sang Buddha, Dhamma, Sangha, Empat Kebenaran Mulia itulah yang harus ia dengar berulang kali. Harta karun berupa momen yang tepat muncul dalam diri orang bijak hanya melalui mendengarkan Empat Kebenaran Mulia, bukan melalui hal lain.


Sang Buddha menunjukkan dan menasihati bahwa ada orang-orang yang dapat merealisasikan Empat Kebenaran Mulia dalam masyarakat. Jika mereka tidak mendengarkan Dhamma Mulia  maka kebijaksanaan yang mereka miliki pun akan terpuruk dan harta karun yang ada pada saat yang tepat akan dirampas.  


Sang Buddha menjelaskan secara rinci bahwa orang-orang yang dirampas harta karun dimomen yang menguntungkan ini, akan terlahir di neraka dan menghabiskan waktunya di sana dengan sedih karena kehilangan momen yang menguntungkan yang mereka miliki sebelumnya.

Harta karun dimomen yang tepat (5)

~ Bhikhu Kiribathgoda Gnananda Thera


Dengan memperoleh harta karun pada saat yang tepat maka seseorang dapat mencapai tingkat keluhuran, terbebas dari keadaan biasa yang ibarat kubangan berlumpur. Tidak melakukan apa pun selain memperlakukan dengan tenang orang-orang malang yang mendapatkan momen tidak tepat dengan mengatakan bahwa mereka adalah orang-orang biasa. Oleh karena itu, jika Anda bijak, Anda dapat memahami nilai momen langka ini. Anda yang bijak hendaknya menaruh perhatian pada pendengaran bukan karena cara khotbah seseorang yang menarik. Yang bijaksana hendaknya mendengarkan bukan karena kepintaran orang yang berkhotbah. Yang bijaksana hendaknya mendengarkan bukan karena yang berkhotbah suaranya merdu. 


Jika Anda bijaksana, Anda harus mempertimbangkan dengan bijak apakah Dhamma yang Anda dengarkan mengandung Empat Kebenaran Mulia  dengan sangat jelas dan murni. Jika Anda tidak mencari Empat Kebenaran Mulia tersebut, meskipun Anda telah mendengarkan khotbahnya berkali-kali, maka Anda hanya mendengarkan sekelompok pendapat pribadi tetapi tidak mendengarkan Dhamma Tertinggi yang dibabarkan oleh Sang Buddha. 


Jika seseorang berbicara dengan menunjukkan kutipan Dhamma hanya untuk mengembangkan kehidupan biasa yang panjangnya sekitar enam puluh hingga tujuh puluh tahun, bagaimana dia bisa mengetahui sifat dari perjalanan  samsara yang begitu panjang?


Oleh karena itu, sekarang Anda harus memahami dengan benar apa itu harta karun momen yang tepat. Jika Anda adalah orang bijak yang mempunyai kemampuan memahami kehidupan, satu syarat sudah terpenuhi dalam diri Anda.  Jika orang seperti Anda mempunyai kesempatan untuk mendengarkan Empat Kebenaran Mulia yang sangat murni dan jika Anda mempunyai kesempatan untuk membaca Empat Kebenaran Mulia maka Anda telah bertemu Dhamma yang sangat langka. Melalui hal itu, timbul keyakinan jujur ​​dalam diri Anda terhadap Tiga Permata dan kebutuhan untuk merealisasikan Empat Kebenaran Mulia muncul dalam hati Anda, Anda adalah orang yang telah memperoleh momen kesempatan yang sangat langka. Semoga Anda tidak menyia-nyiakan momen yang tepat ini!

Comments

Popular posts from this blog

Malu

7

Power of now