Yin yang
Penjelasan pandangan berdasarkan ajaran Khonghucu:
Manusia terdiri dari kesatuan unsur energy Yin dan energi Yang dalam peleburan lima unsur perpaduan dibawah kebajikan langit dan bumi perwujudan pertemuan dari kuasa Jasmani(鬼) dan kuasa rohani(神) ( Liji : 故人者,其天地之德,陰陽之交, 鬼神之會, 五行透氣也)。
Perpaduan energi Yin dan energi Yang, yang diwakili Ibu(ovum卵子/陰氣)dan Ayah(Sperma (精子/陽氣) dimana didukung esensi 5 unsurnya( 五行,金木水火土),maka diiringi energi primordial bawaan dari kedua ortu(元氣)terbentuk lah materi/embrio(易經: 精氣為無)yang duluan terbentuk : Badan dan Jiwa Jasmani(形&魄), dihidupkan ditumbuhkan Energi Vital(生氣)dari ibu berupa metabolisme asupan nutrisi( 精)dan darah(血) ibu sebagai energi Yin(陰氣) dan Penyertaan Kehangatan tubuh & oksigen oksigen sebagai energi Yang(陽氣).Fisik( 形) janin dan
Jiwa Jasmani(魄) mulai menjadi aktif ikut menggerakan Janin.
Saat bayi lahir , timbul/tumbuh Hun(魂)/ Jiwa Rohani/spiritual dari Roh sebagai perwujudan dari Energi Kuasa Rohani(神氣) yang mengembara membawa kecerdasan( 靈) yang kadarnya tergantung banyak sedikitnya kebajikan(德);
(皇帝內徑: 形魄具備,神氣乃生 Fisik dan Jiwa Jasmani terbentuk lengkap, kemudian Jiwa Spiritual berenergi terbentuk)
(易經: 遊魂為變)Roh mengembara menyebabkan perubahan dari 1 tubuh ibu menjadi 2 manusia.
Anak akan tumbuh manjadi manusia dewasa.
Asupan nutrisi dan menjaga kesehatan, kegiatan fisik adalah kebutuhan jasmani, dan tumbuh kebutuhan Jiwa Jasmani(魄po)nya sebagai perwujudan Kuasa Jasmani( 鬼gui) berupa 7emosi ( 七情,喜怒哀懼愛惡欲 Senang, marah, sedih, takut, cinta, benci, nafsu), bersifat kebutuhan fungsi biologis termasuk hiburan dan pemenuhan materi kehidupan.
Untuk Jiwa Spiritual(魂hun) juga dibutuhkan dengan bawaan yg diberikan energi kuasa ilahi sang pencipta yaitu Watak Sejati (Xing 性) yg terdiri dar仁義禮智信/cinta kasih, kebenaran, etika, kebijaksanaan dan dapat dipercaya; berupa ...siraman rohani, ibadah dan tolong menolong dan kegiatan sejenisnya.
靈ling "Kecerdasan" tumbuh terbangun seiring berinteraksi dgn manusia lain dan lingkungan(pendidikan), yang menjadi Jiwa ( 靈魂) LingHun dan bila meninggal akan menjadi arwah ( 遊魂/靈魂) yang menunggu tugas baru di alam Xian Tian(先天) yang akan masuk ke tubuh bayi baru lahir : *Inkarnasi*.
Untuk manusia yang Unsur Yin dan Yang nya terpisah karena energi vitalnya(生氣) habis , dari panas menjadi dingin akibat organ tubuh tidak mendukung fungsinya/ sakit yg tidak tersembuhkan , meninggal dunia.
Saat meninggal, Fisik dan jiwa jasmani kembali ke bumi yang sama sama bersifat Yin, Jiwa Spiritual dan Energy Primordial yang mumungkinkan Jiwa Spirityal eksis dan " berfungsi" akan kembali ke alam Xian Tian/"alam sebelum kelahiran.
(Liji : 形魄歸於地, 魂氣歸於天(先天).).
Semoga bermanfaat.
Terimakasih.
Tubuh fisik dan jiwa
Tambahan.
selama hidup manusia bilamana berkebajikan tebal (厚德), ada kemungkinan 靈魂 tidak inkarnasi lagi, tetapi menjadi Shenming 神明,roh suci, roh yang ber kecerdasan dan tetap berada di alam keabadian.
Bila selama hidup kurang berkebajikan bahkan cenderung negatif diyakini LingHun 靈魂(遊魂)nya bergentayangan menjadi 鬼gui.
Perlu didoakan/disembahyangi oleh keturunannya agar menjadi lebih baik dan keturunannya juga memperbaiki dengan kebajikan yg lebih besar dengan harapan leluhurnya bisa menjadi baik( pelimpahan jasa?).
Pertanyaanmu sangat reflektif—dan ya, secara paradoks, “selalu bahagia” (dalam arti memaksa diri untuk selalu positif) bisa jadi tidak sehat, baik secara emosional maupun energi (Qi). Mari kita bedah dari berbagai sisi:
⸻
1. Dalam Psikologi Modern: “Toxic Positivity”
Toxic positivity = dorongan untuk selalu positif dan menolak emosi negatif
Ciri-cirinya:
• Menekan emosi seperti sedih, marah, kecewa
• Tidak mengizinkan diri untuk merasa “rapuh”
• Cenderung memaksakan senyum, walau hati tidak jujur
Risiko:
• Menumpuk emosi tak tersalurkan → ledakan emosional atau gangguan psikosomatis
• Tidak otentik → kehilangan koneksi emosional dengan orang lain
• Keseimbangan mental jadi goyah
⸻
2. Dalam Tradisi Tiongkok (Qi & Emosi)
Dalam TCM, semua emosi adalah bentuk gerakan Qi.
“Qi tidak boleh terlalu lemah, tapi juga tidak boleh terlalu kuat atau terkunci pada satu arah.”
Kalau selalu bahagia (berlebihan):
• Bisa terjadi Heart Fire (api jantung naik ke atas) → insomnia, jantung berdebar, kegelisahan
• Qi cenderung naik → kurang grounding, pikiran jadi overaktif
• Meremehkan emosi lain → stagnasi Liver Qi (karena emosi ditekan)
TCM mengajarkan:
“Emosi harus mengalir seperti musim—berganti secara alami dan tidak dipaksakan.”
⸻
3. Dalam Spiritualitas & Kesadaran
• Kesadaran yang utuh bukan tentang selalu bahagia, tetapi tentang menerima segala emosi dengan sadar.
• Kesedihan, rasa takut, bahkan rasa malu — jika diakui dan dialirkan — bisa menjadi jalan pemulihan Qi dan keutuhan diri.
• Justru kedalaman emosi “negatif” membuat kebahagiaan jadi lebih murni dan mendalam.
⸻
Kesimpulan:
Selalu bahagia bukanlah tanda kebijaksanaan, tapi bisa jadi pertanda bahwa kita menghindari sesuatu yang penting.
Yang sehat adalah:
“Bahagia ketika bahagia. Menangis ketika sedih. Tapi tetap sadar dalam keduanya.”
⸻
Ya — dalam Traditional Chinese Medicine (TCM), Yin dan Yang adalah fondasi utama semua kehidupan. Dan jawabannya: benar sekali, perasaan bahagia dan tidak bahagia harus ada dan saling melengkapi, karena mereka adalah ekspresi alami dari dinamika Yin–Yang dalam jiwa manusia.
⸻
1. Prinsip Dasar Yin–Yang dalam Emosi
Dalam emosi: keseimbangan = kemampuan merasakan semua dengan sadar.
Terlalu banyak bahagia tanpa kedalaman Yin → dangkal, meledak
Terlalu banyak sedih tanpa cahaya Yang → depresi, stagnasi
⸻
2. TCM Tidak Menganggap “Sedih” Itu Salah
TCM melihat setiap emosi sebagai gerakan Qi yang penting.
• Kesedihan → mengaktifkan paru-paru (Yin organ) → memperdalam napas dan introspeksi
• Kemarahan → mengaktifkan Liver Qi → mendorong perubahan
• Kegembiraan berlebih → bisa membuat jantung terbakar (Heart Fire) → insomnia, gelisah
• Takut ekstrem → menguras energi Ginjal (Jing)
Maka, justru ketidakseimbangan satu emosi (terlalu bahagia, terlalu takut) lah yang berbahaya, bukan emosi itu sendiri.
⸻
3. Keseimbangan Jiwa = Qi Mengalir Lembut
TCM mengajarkan:
• Jangan menekan emosi (karena itu menekan Qi)
• Tapi jangan juga terbawa berlebihan (karena itu membuat Qi liar)
Emosi = Cuaca batin. Yin–Yang = Siklus alamiah.
Orang sehat bukan yang “selalu bahagia”, tapi yang bisa mengalir bersama perubahan perasaan tanpa kehilangan pusatnya.
⸻
Kesimpulan:
• Bahagia dan tidak bahagia adalah dua sisi energi jiwa
• Keduanya perlu hadir, perlu dirasa, dan perlu diterima
• Dengan itu, kita bisa mengalami keutuhan sebagai manusia
⸻
Buku spiritual dan agama : https://s.shopee.co.id/9AHvPYGFxw
Buku tentang menjaga kesehatan tubuh dan jiwa https://s.shopee.co.id/70DQpc5lND
Buku tentang penggambaran Yin Yang : https://s.shopee.co.id/805xrWvKzS
Buku tentang bekerja yang menyenangkan : https://s.shopee.co.id/7V9hQa9jDy
Comments
Post a Comment