7 kekayaan Mulia

 Kemiskinan adalah Dukha : Makanya orang Buddhist tidak boleh miskin harus kaya. 

Kekayaan adalah kebahagiaan di dunia karena ini adalah kehidupan. Dalam kehidupan duniawi kita masih butuh Harta, tahta, cinta. Kekayaan adalah jalan untuk mencapai 3 freedom yaitu :

Financial Freedom ini adalah kebebasan dari rasa kekurangan. Kebebasan dari segi keuangan. Tidak kekurangan uang. Uang berlebihan, ingin ini ingin itu ada uangnya. Uang bukan segala-galanya tapi segala-galanya butuh uang. Uang tidak bisa membeli kesehatan tapi bayangkan kalau sakit tidak punya uang ya pergi mati saja kau. Semua kebutuhan, bisa di dapat dengan uang. Dengan uang kita bisa membuat sistem dan memperoleh time freedom

Time Freedom : Time freedom adalah kebebasan dari waktu. Tapi bukan berarti kita bersantai sepanjang segala abad. Tapi kia bisa menantukan sendiri kapan waktu kita bekerja kapan waktu untuk beristirahat. Tapi bila orang yang mentalnya belum kuat. Time freedom ini akan di gunakan untuk bermalas-malasan dan bersenang-senang terus, menunda yang penting dan mendahulukan yang bersantai. Hingga saat pekerjaan menumpuk bingung yang mau dikerjakan duluan yang mana pada akhirnya stress. Tapi bila bijak kita bisa menentukan mana yang perlu di prioritaskan. Time Freedom ini bisa untuk mendapat mind freedom

Mind Freedom : kebebasan berpikir. Orang yang sudah punya dan bisa menentukan sendiri waktunya, Bisa mulai berpikir, menenangkan pikiran, kembali ke dalam diri sendiri. Inilah me time. Sesekali tidak apa-apa memikirkan diri sendiri.

Jadi dari penjelasan itu kekayaan itu penting ada 7 macam kekayaan mulia.

1. Kekayaan, keyakinan pada Buddha, Dhamma dan Sangha. Mengerti ajaran Dhamma akan muncul kekuatan yang bisa membawa dan membuat kita menjadi apapun yang kita inginkan. Keyakinan Buddha Dhamma dan Sangha ini tidak perlu dipaksakan. Cukup Ehipassiko datang, lihat, rasakan dan buktikan sendiri.Jadi jangan percaya begitu saja. Mencari yang kita inginkan

2. Kekayaan Sikap mau belajar. Hidup sebagai manusia adalah belajar belajar dan belajar. Belajar adalah petualangan seumur hidup dan tak pernah berhenti bahkan dari kehidupan 1 ke kehidupan lain adalah proses belajar jiwa. Dunia ini adalah sekolah kita. Kita hidup harus punya target, harapan. Karena ada harapan dan target yang mau diraih kita akan bergerak. Kita akan punya tenaga untuk mewujudkan impian itu. Menikmati apa yang kita inginkan

3. Kekayaan malu berbuat jahat. Hidup tenang karena kita akan malu bila berbuat yang tidak sesuai dengan keyakinan kita, malu berbuat suatu perbuatan yang kita yakini itu adalah perbuatan yang jahat dan tidak benar

4. Kekayaan takut akibat dari berbuat jahat. Kita takut dari akibat dari perbuatan jahat kita. Dalam hal ini kita perlu kebijaksanaan untuk menimbang risk n reward yang kita dapatkan. Karena hukum karma itu seperti makan sambal. Makannya sekali sakit perutnya bisa sampai berkali-kali

5. Kekayaan menjaga ucapan dan perbuatan yang salah. Karena salah bicara dampaknya bisa panjang, makanya dalam berbuat dan berucap haruslah mindful harus sadar penuh. Kesuksesan dilihat dari perbuatan dan kata-katanya

6. Kekayaan dalam sikap memberi dan berbagi. Selama kita bisa berbagi kita akan merasa kalau kita kaya. Inilah praktek untuk melepas juga dan berbagi

7. Kekayaan memiliki kebijaksanaan dan kearifan. Prosesnya perlu berjuang dan upgrade terus. Semua tidak ada yang abadi. Jadi jangan melekat di depan tidak tentu akan berubah terus. Karena itu di jalan utama berunsur  kebijaksanaan (pengertian dan pikiran yang benar) yang diletakkan paling dulu. 


Comments

Popular posts from this blog

Malu

7

Power of now