3D
Saya bagi jadi 3 dimensi realitas.
1. Dimensi menjaga
2. Dimensi menerima
3. Dimensi menyadari
Dalam dimensi menjaga kualitas" Yang kita tonjolkan seperti mengontrol, mengupayakan. Sesuatu yang fokus pada bahwa aku punya kuasa akan perubahan yang aku inginkan. Mengenali potensi, mengembangkan potensi yang dapat membantu diri ini menjaga dan mencapai apa yang kita inginkan..
Dimensi menjaga itu punya kwalitas penerimaan, mencintai. Fokusnya bagaimana ketenangan keselarasan itu bukan mengkondisi ke situasi tertentu tetapi kesadaran akan penerimaan secara utuh. Jadi lewat kwalitas penerimaan kita mengembangkan potensi pengertian mendalam, melihat sesuatu lebih mendalam agar dapat memunculkan kasih dalam diri.
Dimensi menyadari fokusnya berbeda dari kedua sebelumnya.. Bukan mencapai sesuatu, bukan menerima sesuatu.. Tetapi mencoba melihat semua apa adanya. Tujuannya agar kita tidak hanyut dalam ilusi" Persepsi pikiran, perasaan hanyut dalam salah satu dimensi. Fokusnya kesadaran melihat kebenaran.
Ketiga dimensi ini sekilas terlihat seperti leveling, tetap sebenarnya tidak. Karena ketika kita bisa merealisasi 3 dimensi ini. Ketiganya bisa berjalan bersama memanifestasikan cara berekspresi yang unik di setiap dimensinya.
Kita tetap bs dalam mode dimensi menjaga tapi ada kesadaran dimensi menerima membuat kita pun berekspresi dengan tidak lupa menjaga keseimbangan tidak hanyut dalam dimensi menjaga. Ngotot dalam mencapai sesuatu tapi tetap ingat sadar akan keseimbangan relasi kita sesama makhluk.. Begitu juga kesadaran dimensi kesadaran itu sendiri melengkapi ekspresi kita dalam menjaga keseimbangan ga cuma di level keselarasan relasi kita dengan dunia sesama makhluk tetapi juga keseimbangan batin yang merealisasikan keutuhan realitas yang multidimensi ini.
Comments
Post a Comment